Udah Ngopi Belum? Ini Dia Manfaat Dan Khasiat Kopi Bagi Kesehatan

Kopi adalah minuman paling popular di seluruh dunia. Kerena kepopulerannya sudah banyak orang yang suksek karena berbisnis kopi, baik di kedai – kedai kecil maupun di restoran besar. Di era modern, banyak sekali jenis kopi dan bermacam – macam cara pengolahannya demi mendapatkan sensasi baru dalam menikmatinya. Orang awam berfikir, kopi hanya berguna untuk mencegah dari rasa mengantuk. Akan tetapi lebih dari itu, manfaat dan khasiat kopi bagi kesehatan tubuh manusia sangatlah banyak.
Tanaman kopi memiliki batang yang berwarna putih keabu-abuan. Daunnya berbentuk bulat telur dengan tepian rata dan pangkal yang sedikit tumpul. Bunganya berjenis majemuk, berwarna hijau, berbentuk mirip seperti payung, kelopaknya terbagi menjadi lima bagian. Buah kopi sendiri berbentuk oval. Ketika masih muda berwarna kehijauan sedangkan saat matang dan sudah tua berwarna merah. Biji berbentuk oval, berbelah dua dan keras. Biji inilah yang banyak digunakan masyarakat di seluruh dunia sebagai minuman.
Menurut sejarah, kopi pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke-17 yang dibawa oleh bangsa Belanda .Pada masa itu Belanda mengembangkan tanaman kopi di sekitar Jakarta kemudian meluas ke daerah di Jawa barat seperti Sukabumi, Bogor, Bandung dan daerah Pariangan lewat sistem tanam paksa yang selanjutnya di kembangkan di daerah Sumatra, Bali dan sebagian Sulawesi. lklim tropis di Indonesia sangat cocok sekali bagi pertumbuhan tanaman kopi sehingga pada saat ini Indonesia menjadi negara pengekspor kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Vietnam.
Kopi merupakan salah satu komoditi unggul di Indonesia, sebagai buktinya adalah kopi Gayo dari Aceh tercatat sebagai kopi termahal di dunia dan mengalahkan kopi Brazil yang terkenal, karena aroma dan rasanya yang banyak diminati oleh para pecinta kopi di berbagai belahan dunia.
Budidaya tanaman ini dapat dilakukan dengan stek sambung ataupun dengan menanam bijinya. Perawatannya biasanyax dengan memberikan pupuk kandang. Tanaman ini akan tumbuh dengan balk pada Ketinggian 700 - 1.500 mdpl dan kisaran optimum 900 - 1100 mdpl dengan suhu 18-24°C.
Ada puluhan spesies kopi dan berbagai varietasnya yang ada di seluruh dunia, hanya saja ada dua jenis yang populer terkenal oleh masyarakat, yaitu jenis arabika dan robusta. Biji kopi jenis arabika lebih kecil berwarna hijau dan merah, biasanya jenis kopi yang satu ini banyak tumbuh di daerah tropis dan sub tropis pada ketinggian sekitar 600 - 2.000 mdpl, seperti Indonesia, beberapa Negara Amerika latin dan Afrika. Sedangkan biji kopi jenis robusta berwarna cokelat kehitaman dan dapat tumbuh pada ketinggian sekitar 800 mdpl, rasanya iebih pahit dan kandungan kafeinnya lebih besar dibanding jenis arabika sehingga biasanya kopi jenis ini harganya lebih murah.
Ada lagi jenis kopi ketiga yang lebih special yang di sebut kopi luwak, yaitu kopi arabika atau robusta yang sebelumya dimakan oleh luwak kemudian di keluarkan bersama dengan kotorannya setelah sebelumya telah mengalami proses fermentasi oleh bakteri secara alami di dalam lambung luwak sehingga mengurangi kandungan asam yang akhirnya dapat memberikan cita rasa dan sensasi unik bagi para penggemar kopi, harganya pun cukup tinggi di pasaran. Luwak sendiri adalah hewan sejenis musang yang juga biasa disebut garangan.
Biji kopi memiliki banyak manfaat antara lain sebagai penambah energi, menjaga mood bahkan bisa mencegah serangan jantung dan stroke, hanya saja jika diminum dalam kadar yang wajar, dua sampai tiga gelas sehari cukup untuk membuat tubuh kita bugarjangan sampai berlebihan, alih-alih mendapat manfaat malah keracunan yang kita rasakan. Khasiat lain Biji kopi secara umum antara lain:
1. Mencegah penyakit saraf
Para penikmat kopi cenderung tidak akan mengembangkan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kopi mengandung antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel yang dihubungkan dengan Parkinson. Sedangkan kandunan kafein pada kopi akan menghambat peradangan di dalam otak, yang kerap dikaitkan dengan Alzheimer.
2. Menurunkan risiko kanker payudara
Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalarni penurunan risiko kanker payudara sebesar 38%. Kopi mengandung flavonoid dan phytoestrogen yang dapat menahan perkembangan tumor. Namun jika mengkonsumsi kurang dari empat cangkir tidak akan mendapatkan manfaat ini.
3. Melindungi gigi
Kopi yang mengandung kafein memiliki kemampuan antibakteri dan antilengket, sehingga dapat menjaga bakteri penyebab lubang yang menggerogoti lapisan gigi. Minun secangkir kopi setiap hari terbukti dapat mencegah risiko kanker mulut hingga separuhnya. Senyawa yang ditemukan di dalam kopi juga dapat membatasi pertumbuhan sel kanker dan kerusakan DNA.
4. Melindungi kulit
Konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17 persen. Zat kafein dapat memacu kulit untuk membunuh sel-sel prakanker, dan juga menghentikan pertumbuhan tumor.
5. Mencegah batu empedu
Pertumbuhan batu empedu disebabkan ketika lendir di dalam kantong empedu memerangkap kristal-kristal kolesterol. Xanthine, yang ditemukan di dalarn kafein, akan mengurangi lendir dan risiko penyimpanannya. Mengkonsumsi kopi dua cangkir atau lebih setiap hari akan membantu proses ini.
6. Mencegah sirosis
Sirosis adalah kerusakan dari organ hati yang diakibat terbentuknya jaringan dari parut. Jaringan parut ini terbentuk diakibat dari penyakit liver yang berkepanjangan. Mengkonsumsi kopi setiap hari dapat melindungi hati dari sirosis, apalagi sirosis yang disebabkan kecanduan alkohol.
7. Mencegah diabetes
Orang yang mengonsumsi 3 sampai 4 cangkir kopi reguler (dengan kadar kafein yang telah dikurangi) akan menurunkan risiko berkembangnya penyakit diabetes tipe II hingga 30 %. Asam klorogenik ini dapat membantu pencegahan resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya penyakit ini.
8. Manfaat kopi untuk masker wajah
Kopi membantu mengangkat dan mengencangkan kulit kendur, membersihkan wajah dan bisa sebagai krim anti mikroba.
9. Manfaat kopi untuk scrub
Kulit kering akan mendapatkan manfaat maksimum dari kopi sebagai pengelupas sel kulit mati dan revitalisasi kulit tanpa membuat kulit menjadi lebih kering. Kulit yang kering bisa menyebabkan penuaan dini, tetapi kopi memiliki sifat anti penuaan yang dapat mencegah masalah kulit tersebut.
10. Manfaat kopi untuk kulit kepala
Perlu anda ketahui bahwa kopi ternyata juga bermanfaat bagi kulit kepala dan bagus untuk rambut. Kandungan properti antioksi yang ada di kopi bisa mencegah kerontokan rambut. Kafein pada kopi dapat merangsang pertumbuhan folikel kecil di kulit kepala pada pria yang mengalami kerontokan rambut. Menurut para peneliti, dibutuhkan lotion topikal kaya kafein yang nantinya dioleskan pada kulit kepala agar dapat memblokir efek dari DHT yang merusak. Karena pada umumnya kebotakan pada laki-laki diakibatkan karena folikel rambut terpapar oleh DHT terlalu banyak.
11. Ampas kopi juga bagus untuk menetralisir bau
Selain bijinya, daun tanaman kopi juga memiliki khasiat untuk kesehatan. Di Jawa Timur dahulu daun kopi bisa diminum sebagai pengganti teh, dengan cara merendam daun kopi yang telah dipanggang sampai kecokelatan ke dalam teko yang berisi air panas. Khasiat lain daun kopi adalah dapat melancarkan saluran pernapasan dan menambah stamina, seperti halnya dengan minum kopi, manfaat daun kopi pun dapat meningkatkan stamina. Hal ini mungkin juga dipengaruhi dari kandungannya yang tidak beda jauh dengan biji kopi. Mengkonsumsi daun kopi yang masih muda dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Di daerah Sumatera sejak zaman nenek moyang dulu hingga kini telah mengkonsumsi daun kopi sebagai minuman tradisional. Selain itu olahan dari daun kopi dibuat sebagai minuman yang menyegarkan tubuh juga bermanfaat sebagai pencegah beberapa penyakit. Rendaman daun kopi dihidangkan dengan ditambah telur bebek dan gula merah. Di Sumatera minuman ini dinamakan kopi talui atau kopi telur. Untuk membuat larutan daun kopi, sebelumnya daun kopi dipanggang sampai berwarna kecokelatan, Ialu setelat itu direbus sampai mendidih dalam kuali atau panci yang terbuat dari tanah liat hingga larut.
Teh daun kopi mengandung kafein yang lebih rendah dan memiliki rasa yang tidak pahit seperti teh atau olahan dari biji kopi. Di antara tujuh spesies, daun kopi Arabika-lah yang mengandung mangiferin paling tinggi. Seperti diketahui mangiferin berkhasiat sebagai anti-inflamasi, mengurangi risiko diabetes, kolestrerol darah, dan melindungi neuron di otak. Meski demikian para peneliti mengakui, dampak dari senyawa yang ditemukan dalam daun kopi pada tubuh manusia memerlukan penelitian lebih lanjut.
Teh dari daun kopi ini ternyata lebih sehat ketimbang teh dan kopi itu sendiri, teh daun kopi mengandung senyawa yang bermanfaat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes. Daun kopi mengandung antioksidan lebih tinggi dibandingkan teh biasa. Jumlahnya jauh lebih tinggi dibandingkan teh hijau dan teh hitam. Daun kopi juga mengandung bahan kimia alami mangiferin yang berkhasiat mengatasi masalah peradangan. Bahan kimia alami ini biasanya ditemukan pada buah mangga. Ditemukan juga zat dalam level yang tinggi dalam daun tanaman kopi Arabika.
Demikian beberapa manfaat dan khasiat kopi bagi kesehatan. Kesimpulannya mengkonsumsi kopi banyak sekali manfaatnya, bahkan bisa mencegah penyakit – penyakit yang mematikan